Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

Tolak Terima BLT, Kapolres Situmorang Apresiasi Ketegaran Oma Sartje

Jun 5, 2020, 23:48 WIB Last Updated 2020-06-05T17:15:45Z

Kapolres Minahasa AKBP Denny I Situmorang,SIK bersama Oma Sartje Tatengean warga Desa Pahaleten Kecamatan Kakas yang menolak menerima BLT Pemerintah
GlobalSatu.com,Tondano - Apresiasi dan bangga di lontarkan Kapolres Minahasa AKBP Denny I Situmorang. SIK atas sikap Oma Sartje Tatengean Warga Desa Pahaleten Kecamatan Kakas yang engan menerima Bantuan Langsung Tunai ( BLT) Program Pemerintah yang bersumber dari Dana Desa serta diperuntukan bagi warga yang kurang mampu dan terdampak Covid - 19.

Kepada Media ini, Jumat,(05/06) Petinggi Polres Minahasa mengatakan keputusan menolak BLT bantuan Pemerintah tersebut adalah sikap sosok pemberani," Saya salut dan bangga atas sikap beliau, ini adalah sosok yang berani dan tegar," Kata Sitorang.

Kekaguman Kapolres Denny Situmorang kepada wanita berusia 67 tahun dan tergolong sudah lanjut usia ( Lansia) dikarenakan dari ribuan warga penerima bantuan tersebut hanya didapati segelintir kecil warga yang dengan terang mengakui akan kemampuan membiayai hidup walaupun masa sulit.

" Ini patut di contohi, apalagi melihat keberadaan oma Sartje, yang ternyata hanya tinggal sendiri namun dirinya mengakui bahwa dia mampu membiayayai kebutuhan hidupnya padahal mereka ini yang sebenarnya layak untuk dibantu," Terang Kapolres sembari berharap sang oma selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dari Tuhan.

" Semoga oma diberikan kesehatan dan kekuatan dalam masa tuannya," Pungkas Kapolres.

Seperti diberitakan media Globalsatu.com sebelumya, Warga yang menolak menerima BLT Dana Desa tahap satu ini merupakan Lansia yang dengan surat pernyataan diatas materai 6000 dan dibubuhi tanda tangan dengan petikan isi Peryataan tersebut berbunyi "Saya masih merasa sehat dan masih kuat bekerja, masih banyak yang lebih membutuhkan dan layak mendapatkan bantuan tersebut,”.

Adapun keseharian oma sartje Tatengean yang ternyata tinggal sendiri menafkai hidup keseharian dengan membuka kios kecil dan diperjual belikan bagi anak sekolah yang ada disekitar rumahnya.( WSg)

Iklan