Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

Ini Alasan 65 Persen Dana APBD Minahasa Belum Terserap

Jul 29, 2021, 16:54 WIB Last Updated 2021-07-29T15:32:43Z

Globalsatu.com, MINAHASA - Serapan anggara hingga semester 1 tahun 2021,di Kabupaten Minahasa baru mencapai 34,7 persen dari total anggaran 1.4 triliun rupiah. Dengan demikian, lebih 65 persen dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Minahasa masih mengendap di di bank.


Sekretaris Daerah (Sekda) Frits Muntu, Sos mengatakan, penyerapan anggaran terhambat karena sistem. Menurut dia, belum maksimalnya SIPD membuat anggaran banyak belum terserap.


"Terhambat karena sistem. Jadi kita menggunakan SIPD terkadang juga gunakan manual dengan SIMDA juga. Tapi syukur koneksinya mulai baik dan dalam waktu dekat, serapan anggaran bakal meningkat," kata Sekda Rabu (28/7) kemarin. 


Selain itu kata Sekda, rendahnya serapan anggaran dikarenakan belum berjalannya proyek fisik.


"Kan, proyek proyek belum jalan. Anggarannya sudah ada, tapi belum tanda tangan kontrak. Jadi belum bisa terserap anggarannya. Setelah jalan dan bila ketentuan ambil 15 persen pekerjaan maka serapan anggaran akan naik. Ini kan mereka sedang tanda tangan kontrak. Termasuk kontrak Rp115 miliar pembagunan rumah sakit Jumat ini kata Sekda. 


Sementara itu, Kepala BPKAD Joice Pua, juga mengakui serapan anggaran Pemkab Minahasa baru 34,7 persen. 


"Memang serapan anggaran masih minim apalagi pekerjaan-pekerjaan belum,kita masih menunggu tender-tender pekerjaan fisik dan kemungkinan akan selesai besok (Jumat 30/07) untuk pencairan ini masih belanja modal serta gaji pegawai," kata Kaban.


Diapun menargetkan awal bulan agustus sudah mencapai 50 persen."Kita targetkan akhir bulan ini atau awal bulan depan serapan kita capai 50 persen bahkan lebih," beber Pua.


"Paling banyak terserap yaitu anggaran belanja modal. Kalau dari Keuangan, pastinya jika dari OPD sudah mengajukan, kita secepatnya memproses. Intinya pada OPD. Karena kami di Keuangan tinggal proses,"jelasnya


Namun terang Pua,sistem yang dipergunakan untuk keuangan daerah ini sangat baik terlebih Kabupten Minahasa merupakan kabupaten pertama yang membayar gaji pegawai di Sulawesi Utara lewat online.


"Sitem ini juga sudah baik,apalagi dari pemerintah menjanjikan sampai bulan agustus sistemnya akan semakin baik, bahkan gaji pegawai dibayar langsung lewat online melalui bank sulut dan satu-satunya di provinsi sulut adalah kabupaten minahasa,"pungkasnya.(Ody) 

Iklan