Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

Disaksikan Bupati ROR, Kodam XIII Merdeka Mulai Bersihkan Danau Tondano

Aug 30, 2021, 17:19 WIB Last Updated 2021-08-30T10:22:49Z

Globalsatu.com, MINAHASA - Masuk dalam 15 danau perioritas pemerintah pusat, Danau Tondano terus diseriusi pemerliharaan dan pembersihannya.


Berbagai instansipun dilibatkan untuk kelestarian danau itu seperti halnya Kodam XIII Merdeka yang hari ini Senin (30/08) bekerja sama dengan Kementerian PUPR Republik Indonesia, kembali menggelar Pemeliharaan dan Pembersihan Danau Tondano dan kegiatan tersebut dibuka dalam dalam suatu upacara dengan inspektur Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen Waraney W.F. Mamahit. 


Kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Minahasa, Dr. Ir. Royke Octavian Roring, M.Si, (ROR) ini berpusat di Kelurahan Tounsaru Kecamatan Tondano Selatan.


Jenderal Bintang dua asal kawanua itu mengatakan pemeliharaan danau Tondano wajib menjadi tanggung jawab bersama menginggat alam ini merupakan warisan bukan saja bagi masyarakat sekarang namun buat anak cucu mendatang.


" Kita sadari bersama bahwa bumi yang kita pijak sekarang ini, sudah semakin kewalahan untuk menyediakan lingkungan yang ideal bagi kehidupan umat manusia. kerusakan lingkungan semakin bertambah rumit yang disebabkan oleh berkembangnya flora dan fauna yang mengganggu ekosistem, oleh karena itu marilah kita bersama sama untuk menjaga alam dan lingkungan agar kehidupan dapat berlangsung dengan baik. Bagaimanapun juga, anak cucu kita jualah yang akan menuai hasilnya apakah kita akan mewariskan bumi yang rusak dan sekarat atau bumi yang sehat dan hijau," kata Pangdam.


Lebih lanjut jelas Pangdam terkait Revitalisasi Danau Tondano untuk memelihara sumber daya air dan pelestarian fungsi serta manfaat Danau Tondano diperlukan pengangkatan enceng gondok.


" Pengangkatan eceng gondokn dengan luas kurang lebih 320 hektar tentunya tidak mudah, karena memerlukan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan. perlu sinergi yang harmonis di antara semua stakeholders, termasuk di dalamnya adalah mengajak seluruh Masyarakat yang mendiami area di sekitar danau untuk turut serta dalam kegiatan Revitalisasi danau," jelasnya.


Pangdam pun mengajak masyarakat untuk senantiasa bersama bergotong royong membangun daerah," Mari kita gelorakan semangat kebersamaan, gotong-royong, dan rasa kekeluargaan untuk membangun daerah dan mewujudkan  kemanunggalan TNI- Rakyat.Bagaimanapun juga,partisispasi aktif dari masyarakat sangatlah krusial dalam keberhasian program ini, melalui kegiatan pemeliharaan Dana Tondano, mari kita tingkatkan kesejahteraan masyarakat guna mewujudkan sumber air yang bersih dan meningkatkan kualitas air," pintanya. 


Sementara itu Bupati Royke Roring kepada sejumlah wartawan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR dan Kodam XIII/Merdeka yang ditopang penuh oleh Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur sudah memprogramkan kegiatan tersebut. "Karena di Danau Tondano ini ada program Kementerian PUPR, ada dari pemerintah provinsi dan dari kami pemerintah kabupaten jadi kita bersinergi karena tanpa sinergi kita tidak akan mampu," katanya sembari berharap dengan sinergitas ini harapan untuk membersihkan dan melestarikan Danau Tondano akan terwujud. 


Ditambahkan Bupati Roring, para camat yang wilayahnya di pinggiran Danau Tondano agar memotivasi rakyat untuk ikut melestarikan danau yang dikatakan sebagai sumber hajat hidup rakyat Minahasa tapi juga Sulawesi Utara. Sesudah pembukaan Pangdan bersama Bupati Minahasa serta sejumlah pejabat terkait melakukan peninjauan langsung ke Danau Tondano. 


Turut hadir pada kegiatan tersebut Kasdam XIII/Merdeka, Brigjen. Wirana Prasetya Budi, SE, Irdam XIII/Merdeka, Brigjen. Junior Tumilaar, SIP, MM dan para pejabat Kodam XIII/Merdeka, Plt Kepala BWSS I, Jackelin Tahar, SH, perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Dandim 1302, Letkol. Andi Sinaga, Kapolres Minahasa, AKBP. Tommy Souissa, Asisten II Sekkab Minahasa, Ir. Wenny Talumewo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Drs. Vicky Kaloh, Kepala Dinas PUPR, Teddy Lumintang, ST, Kabag Prokopim, Johnny Tendean, AP, MAP dan tujuh camat di seputaran Danau Tondano.( Ody)

Iklan