Globalsatu.com, MITRA - Bencana Banjir Bandang yang terjadi di desa Pangu dan Wioi Kabupaten Minahasa Tenggara membawa duka mendalam bagi warga juga pemerintah yang ada, bukan saja menelan korban jiwa namun terdapat banyaknya rumah warga yang mengalami kerusakan serta fasilitas umum yang sampai saat ini belum bisa digunakan.
Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap,mengucapkan terimakasih atas perhatian dan bantuan warga baik yang ada di dalam Kabupaten Mitra maupun warga di luar Kabupaten Minahasa Tenggara dan dengan senang menerima bantuan tersebut.
Pernyataan tersebut diungkapkan Bupati dalam Akun facebooknya, Jumat (24/09) pagi ini.
"Yth, bagi semua pihak …..
Pemerintah dan rakyat Minahasa Tenggara, rakyat pangu dan wioi dengan senang hati menerima sumbangan dari semua unsur baik pemerintah," kata Bupati.
Namun ditegaskannya agar bencana yang dialami ini tidak dimanfaatkan baik lembaga juga pribadi dalam pengalangan dana melalui jalanan
"Lembaga sosial dan pribadi ….. kami harapkan bencana ini jangan di eksploitasi dalam mencari sumbangan melalui jalanan, baik yg ada di Mitra maupun di luar Mitra …. Mohon dgn sangat utk tdk meminta sumbangan dgn cara2 tidak bertangungjawab melalui permintaan sumbangan di jalanan yg secara adminstrasi tidak bisa di pertangungjawabkan." tulis Sumendap
Menurutnya dalam setiap bencana yang dialami terdapat sumber dana yang jelas dan bisa dipertanggung jawabkan.
"Mohon maaf penerimaan sumbangan dari bencana Mitra adalah sumber yg jelas pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah , lembaga pemerintah.lembaga sosial , club2 oraganisasi2 dan pribadi yang sudah menyalurkan dan sedang menyalurkan oleh karena itu … permintaan sumbangan di jalanan tolong di hentikan kami tdk butuh sumbangan yg sulit di pertanggungjawabkan ๐๐๐๐๐ Bupati Mitra , James Sumendap," ungkapnya.
