Globalsatu.com, MINAHASA - Kodam XIII Merdeka genjot pembersihan dan pengangkatan eceng gondok yang ada di Danau Tondano Kabupaten Minahasa.Menggunakan peralatan yang disediakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Utara berupa tiga Exavator juga dari Pemkab Minahasa dua Exavator serta puluhan truk pengangkut yang dipakai untuk membawa ketempat pembuangan yang telah disediakan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minahasa Vecky Kaloh kepada wartawan media ini.Rabu (22/09) mengapresiasi akan bantuan pemerintah pusat untuk penyelamatan danau tondano ini, khususnya jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI).
" Ini adalah perhatian yang sangat besar dari pemerintah pusat untuk penanggulangan danau tondano,ya kita sangat berterima kasih yang sebesar-besarnya,"kata Kaloh.
Namun dalam pengerjaan pengangkatan tumbuhan ini. Kaloh berharap pihak Kodam XIII Merdeka dapat melibatkan warga dengan kembali mengaktifkan program padat karya.
" Kami berharap kiranya warga dapat dilibatkan, seperti program padat karya yang kita terapkan waktu yang lalu," lanjut Kadis.
Menurut Kadis, point penting dalam padat karya ini sendiri disamping meningkatkan perekonomian warga dimasa pandemi covid-19 namun juga terdapat lokasi pembersihan dan pengangkatan eceng gondok yang tidak bisa dijangkau alat berat.
" Kenapa harus libatkan masyarakat?, kalau waktu yang lalu setiap titik pengangkatan eceng gondok kita tempatkan 20 orang,dan ada beberapa titik yang kita buat dan dari pengalaman hasil padat karya ini sangat maksimal dimana lokasi yang tidak bisa dijangkau alat berat, maka ditempat itu perlu dilakukan pengangkatan secara manual, alasan lain pula untuk menambah dan menopang perekonomian warga di masa pandemi. Ya kami berharap padat karya ini dapat diaktifkan kembali," harapnya.
Sementara sampai awal bulan september 2021 hamparan luas tutupan tumbuhan eceng gondok ini seluas 181 hektar."Dari pantauan akhir agustus sampai awal september ada 181 hektar luas tutupan eceng gondok dengan besaran danau seluas 4600 hektar," pungkasnya.(Ody)
