Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

Uji Coba di Tiga Sekolah, Minahasa Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Sep 16, 2021, 20:40 WIB Last Updated 2021-09-16T13:40:53Z

Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa
Tommy Wuwungan

Globalsatu.com
, MINAHASA -
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Minahasa mulai simulasikan Pembelajaran tatap muka terbatas setelah ditetapkan Minahasa masuk level 3 penerapan Pemberlakuan pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Kepala Dinas Pendidikan Riviva Maringka lewat Plt Tommy Wuwungan saat dikonfermasi wartawan media ini, Kamis (16/09) menjelaskan pihaknya sudah mengambil 3 sekolah sebagai sempel penerapan pembelajaran tatap muka terbatas.


"Pemberakuan ratap muka terbatas mengacu pada ketentuan Menteri Dalam Negeri ( Mendagri )No 41 tahun 2021 dimana untuk Sulawesi Utara juga Minahasa sudah ada dalam pemberlakuan PPKM level 3,dan kita sudah diijinkan melakukan pembelajaran tatap muka, itupun sudah ada edaran dari Gubernur maupun edaran Bupati," kata Wuwungan.


Berdasarkan edaran tersebut lanjut Wuwungan. Pihak Disdik sendiri langsung menindak lanjuti intruksi tersebut.


" Kita melakukan persiapan akan pembelajaran tatap muka terbatas,kita buat formula yang didalamnya mengedepankan protokol kesehatan ketat sehingga tidak akan muncul klaster sekolah," lanjutnya.


Untuk uji coba pemberlakukan pembelajaran tatap muka terbatas ini sendiri, pihak Disdik Minahasa mengambil 3 Sekolah sebagai percontohan yakni 1 Sekolah Dasar dan 2 Sekolah Menengah Pertama.


" Kita mengambil sempel sekolah yang jumlah muridnya banyak yakni SD Advent Tondano serta SMP Negeri 1 dan SMP N 4 Tondano yang jumlah muridnya banyak.Disitu kita uji coba dan dilakukan simulasi pada senin dan rabu yang lalu.Jumlah siswa yang hadiri hanya 15-20 persen, sementara siswa yang lain mengikuti pelajaran lewat daring dengan Aplikasi Google meet.Kalau sekolah yang jumlah muridnya sedikit kami rasa tidak akan sulit," tutur Wuwungan


Namun untuk realisasi pembelajaran tatap muka ini sendiri akan diberlakukan setelah Dinas Pendidikan selesai membahasnya dengan instansi terkait yakni Dinas Kesehatan juga Satpol PP.


" Mekanisme terakhir, kita akan rapat dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa bersama instansi terkait yang nanti akan dipimpin oleh pak Sekda Frits Muntu, disana akan kita sempurnakan segala kekurangan,hal-hal yang nanti mungkin akan terbit terkait Pembelajaran tatap muka terbatas,"papar Wuwungan.


" Kita juga berharap Pihak DPRD Minahasa akan bersama membahas program kita ini sehingga merekapun bisa melihat kemajuan pendidikan anak di Minahasa, begitupun dengan orang tua murid, dapat mendukung program Dinas Pendidikan dapat membatu mensosialisasikan kepada masyarakat banyak terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan sehingga nanti minahasa level PPKM nya akan lebih menurun," pungkasnya.(Ody)

Iklan