Globalsatu.com, MINAHASA - Beredar luas di dunia maya dua orang siswa melakukan cekcok dengan petugas berseragam polisi yang diketahui seorang Kapolsek Toulimambot Tondano pada Senin, (01/11) pukul 16.00 wita,kemarin hari akhirnya didalami Pihak Polres Minahasa.
Hari ini, Selasa (02/11) Kapolres Minahasa AKBP Tommy Souissa SIK saat jumpa pers dengan awak media menjelaskan kronogis terjadinya percecokan yang berakibat pada penganiayan kepada sang Kapolsek.
" Kasus yang terjadi kemarin hari dimana ada anggota kami yang sempat mendapat penganiayaan oleh dua orang siswa sementara kita proses,dimana awalnya bermula dari adu mulut.Pelaku dalam pengaruh Minuman Keras (Miras). Penganiaan tersebut dibawah alam sadar dan Pak Kapolsek diserang dibangian Kepala juga badan serta pakaian dinas pak Kapolsek di tarik sampai terlepas kancingnya,"kata Kapolres.
Sebelum penganiayaan itu,terduga ini terlebih dahulu menganiaya dua warga yang tengah berada didalam angkot.
" Ternyata sebelumnya pelaku ini sudah melakukan pemukulan kepada dua warga di dalam angkot yakni korban Meske Sarapung dan siswa Jonatan Malut.Namun untuk pelaporannya berada di Polsek Tondano.
Usai viral di media sosial, para terduga ini langsung diamankan dan diboyong ke Mapolres Minahasa.
" Para pelaku ini sudah sempat diamankan ke Polres Minahasa namun diajak pulang oleh orang tua pelaku tadi malam.Memang salasatu terduga, ayahnya adalah seorang polisi di Polresta Tomohon,namun karena saat ini sudah ada laporan resmi maka kita dilakukan pengejaran kalaupun sudah ada motif pelaku akan kita kembangkan," ujarnya.
Diapun berharap kerjasama yang baik dari pihak orang tua yang menjadi terduga kasus penganiayaan itu.
"Upaya pengejaran, kita sudah mengubungi orang tua pelaku, kita berharap ada pendampingan dari orang tua,kita tunggu saja," jelasnya.
Adapun kasus viral penganiayaan anggota polisi berseragam lengkap ini menghebohkan dunia maya dengan Video yang berdurasi 2,8 menit itu, di posting oleh akun Putte Lamu di group facebook Moleo Polda Sulut Fans Club 86, Senin (01/11/2021) kemarin.
Dalam video tersebut, terlihat anak sekolah berpakaian seragam putih abu-abu saling adu argumen dan menunjuk-nunjuk ke wajah anggota polisi mengenakan seragam lengkap.
Bahkan terlihat dalam video itu, salah satu siswa mengenakan jaket berwarna hitam yang terlihat sudah dipengaruhi Miras, ikut mendekati dan mendorang anggota polisi berseragam lengkap tersebut.
Kejadian itu diketahui terjadi di Terminal Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Senin (01/11/2021) sekira pukul 14.00. Wita.( Ody)