Globalsatu.com, MINAHASA - Suntikan Vaksin di Kabupaten Minahasa masih dibawah target meskipun kini Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah berada di level dua.
Hal tetsebut di katakan Bupati Royke Octavian Roring, Jumat (05/11) saat menjadi Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke - 593 Kabupaten Minahasa di Lapangan Kantor Bupati Tondano.
" Kita, puji Tuhan sudah turun dari level empat turun ke level dua,tapi yang masih kurang adalah vaksin kita,masih dibawah target baru 138 ribu vaksin pertama yang tercatat," kata Bupati.
Dijelaskannya, Keberhasilan seorang Kepala Daerah untuk saat ini bukan dilihat dari berapa banyak infrastruktur yang di bangun namun di lihat bagaimana penangan covid di daerah itu.
"Keberhasilan seorang kepala daerah untuk sekarang ini bukan dilihat berapa banyak jalan yang sudah dia buat,sekarang yang dilihat bagaimana penaganan covid," jelas ROR sapaan akrabnya.
Ditekankannya, ASN dan THL harus jadi motor penggerak dalam mensukseskan vaksinasi ini.
" Mari kita semua perangkat yang hampir 5000 orang,THL yang hampir 6000 orang, kita memotifasi masyarakat.Minggu yang lalu setiap hari ada 2 ribu yang divaksin namun sekarang makin turun tinggal 1000 dan malahan ada yang dibawah 1000.Setelah hari jadi minahasa ini kita semua pulang kampung bantu hukum tua,lurah,camat,okoh agama,TNI dan Polri.Kalau masih ada keluarga atau kenalan juga siapapun yang kita jumpai yang belum di vaksin kita ajak untuk sesegerah mungkin divaksin," pintanya.
Dirinya menuturkan, Vaksinasi ini adalah penentu bagi warga Minahasa dalam memutus rantai penyebaran covid-19,dan Pemerintah Kabupaten Minahasa tidak menginginkan perayaan keagamaan yakni Natal di bulan desember mendatang akan sama seperti tahun 2020 lalu
" Bulan november ini kita targetkan bisa lebih dari 70 persen masyarakat di vaksin, kita tidak mau perayaan natal juga ibadah pranatal dilakukan secara daring,cukup tahun lalu saja jangan lagi tahun ini,mari kita topang program vaksinasi ini bersama- sama," Pungkasnya.(Ody)