![]() |
| Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo |
GlobalSatu.com, Jakarta - Masuki masa normal baru atau New normal Presiden Republik Indonesia Ir.Joko Widodo ( Jokowi) ungkapkan empat poin penting yang mesti diikuti guna mengantisipasi persebaran virus corona.
Dijelaskannya Pembukaan kembali sejumlah sektor menuju fase masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19 dengan mengadaptasi kebiasaan baru, harus melalui tahapan-tahapan yang ketat dan hati-hati.
Dijelaskannya Pembukaan kembali sejumlah sektor menuju fase masyarakat yang produktif dan aman dari Covid-19 dengan mengadaptasi kebiasaan baru, harus melalui tahapan-tahapan yang ketat dan hati-hati.
"Pertama, perlu ada prakondisi yang ketat berupa sosialisasi masif kepada masyarakat mengenai sejumlah protokol kesehatan," ujar Jokowi melalui akun Instagram pribadinya, @jokowi, Rabu ( 10/06)
Menurut Jokowi, Protokol kesehatan yang dimaksud ialah masyarakat harus disiplin menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan atau keramaian, hingga menjaga imunitas tubuh. Menurut Jokowi, protokol tersebut harus disampaikan dengan simulasi-simulasi yang baik.
Kedua, dalam mengambil kebijakan, pemerintah pusat dan daerah harus mendasarkannya pada data dan fakta di lapangan. Jokowi meminta kepala daerah yang ingin memutuskan daerahnya masuk ke fase adaptasi kebiasaan baru lebih dulu berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19.
Dipoin ketiga ditekankannya, perlu adanya penentuan untuk sektor prioritas dan aktivitas yang akan dibuka dalam masa tatanan baru.
"Kesiapan tempat ibadah sebelum dibuka secara bertahap kemarin itu sudah sangat baik. Sektor ekonomi, sektor dengan penularan Covid yang rendah tapi memiliki dampak ekonomi yang tinggi didahulukan," ucap Presiden Jokowi.
Sementara sektor-sektor ekonomi yang harus diprioritaskan menurut Jokowi adalah pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, industri manufaktur, sektor konstruksi. Kemudian, sektor logistik, transportasi barang, pertambangan, dan perminyakan.
Adapun poin terakhir ditekankannya adalah harapan agar pemerintah pusat dan daerah saling berkonsolidasi. Terakhir, Presiden meminta evaluasi terhadap reaktivasi kegiatan dilakukan secara rutin. "Meskipun sebuah daerah kasus barunya sudah menurun, kita tidak tidak boleh lengah karena kondisi di lapangan masih sangat dinamis," Imbuhnya. ( WSg
