![]() |
| Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda, SH, MH.,M.Pd |
“Selamat kepada seluruh peserta, yang telah menuntaskan program SKPP Daring. Dari 119 peserta yang mendaftar yang lulus 108 orang.Siswa yang mengikuti ujian kelas vidio sebanyak 87 siswa, kelas diskusi 80 orang. Jumlah siswa yang mengikuti ujian sebanyak 77 orang dan dinyatakan lulus ujian,” terang Ketua Bawaslu Sulut, Herwyn Malonda, Senin (29/06).
Dikatakan Malonda, dari jumlah 77 orang itu, 35 siswa dinyatakan lulus memuaskan, 12 lulus dengan baik dan 30 siswa predikat lulus. “Peringkat pertama diraih peserta asal Minahasa Selatan atas nama Tiara Pomantow,” ungkapnya.
Malonda berharap, usai lulus SKPP Daring, para muda mudi pilihan ini, bisa menjadi aktor dan kader dalam mengawasi jalannya Pilkada serentak di Sulut Tahun 2020 dan pemilu-pemilu di masa mendatang.
Dipaparkannya, SKPPD adalah gerakan bersama antara Bawaslu dengan masyarakat untuk menciptakan proses pemilu yang berintegritas,“Tujuan SKPP daring adalah. Meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat, sarana pendidiklan pemilu dan Pilkada bagi masyarakat, pembentukan pusat pendidikan pengawasan pemilu dan pilkada yang berkesinambungan, menciptakan aktor-aktor pengawasa dan kader pengerak pengawasan partisipatif. Dari SKPP ini dharapkan lahir aktor-aktor pelaku pengawasan partisipatif pemilu dan Pilkada,” Paparnya.
Adapun Hasil yang diharapkan dari SKPP daring ini, lanjut Malonda, ada proyek jangka pendek dan jangka panjang. “Jangka pendek, peserta diharapkan mampu menjadi pengawas partisipatif dan menggerakkan masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan. Jangka panjang, diharapkan progrma ini dapat berkesinambungan dan menjadi model pengawasna pemilu partisipatif,” ujarnya.
Sebanyak 77 orang yang dinyatakan lulus, sebelumnya tekah ditempah selama kurang lebih dua bulan lewat sekolah virtual dengan menghadirkan beberapa tenaga pengajar baik dari Bawaslu dna tenaga ahli RI maupun Bawaslu Propinsi dan Kabupate/ kota. (WSg)
